Keuangan
Jumat 11 Maret 2016 | 17:21 WIB
Laporan: eci
Presiden Klaim Rupiah Semakin Menggeliat
Ilustrasi Mata Uang Rupiah
Jakarta, visione.co.id--kebijakan ekonomi yang telah dilakukan Presiden Joko Widodo dalam beberapa hari terakhir makin perkasa. Hal ini telah diklaim Presiden ketika ditanya di Kawasan Cakung, Jakarta, Kamis (10/3/2016).
Dia mengatakan, penguatan ini menjadi sinyal bahwa berbagai kebijakan dan paket deregulasi yang dikeluarkan pemerintah, Bank Indonesia (BI), ataupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) direspons positif oleh investor dan dunia usaha. Sehingga, arus uang yang masuk (capital inflow) semakin besar.
"Paket deregulasi yang kita berikan juga kebijakan yang ada di BI dan OJK direspons positif oleh dunia usaha, oleh investasi, sehingga ada arus uang masuk, arus modal masuk, capital inflow. Otomatis dia akan semakin menguat," katanya.
Kendati penguatan ini juga merupakan sumbangsih dari faktor eksternal, namun menurutnya, jika tidak didorong dengan paket deregulasi maka tidak akan ada pengaruhnya. "Dua-duanya (internal dan eksternal). Kalau kamu enggak melakukan deregulasi enggak akan pengaruh," imbuh dia.
Mantan orang nomor satu di DKI Jakarta ini mengaku tidak mengetahui sampai kapan mata uang Garuda akan terus menguat. Namun, selama kebijakan yang dikeluarkan pemerintah direspons positif maka akan berdampak pada penguatan rupiah.

Comment