Opini
Jumat 13 Juni 2025 | 23:04 WIB
Laporan: Khotib
Kehadiran Gadget Menjadi Masalah Atau Solusi Bagi Generasi Saat Ini?
Muhamad fikri maulana, mahasiswa universitas pamulang (Ist)
Di era digital saat ini, teknologi berkembang sangat pesat. Salah satu bentuk nyata dari perkembangan teknologi adalah gadget, seperti ponsel pintar, tablet, laptop, dan komputer. Kehadiran gadget memudahkan manusia dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari komunikasi, pendidikan, hingga hiburan. Gadget seakan menjadi kebutuhan pokok yang sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari.
Namun, di balik manfaatnya, penggunaan gadget yang berlebihan khususnya pada generasi muda terlebih anak-anak menimbulkan kekhawatiran yang cukup besar. Anak-anak dan remaja kini banyak menghabiskan waktu didepan layar gadget tanpa pengawasan yang memadai dari orang tua. Hal ini menjadi perhatian serius karena penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat menimbulkan dampak negatif, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial.
Salah satu dampak nyata adalah ketergantungan atau kecanduan terhadap gadget. Banyak anak yang lebih memilih bermain game online atau menjelajahi media sosial dibanding berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Kondisi ini mengakibatkan penurunan kemampuan bersosialisasi, menurunnya minat belajar, serta gangguan kesehatan seperti gangguan tidur dan penglihatan. Selain itu, tak sedikit anak yang menjadi korban atau pelaku perundungan siber (cyber bullying) karena kurangnya pemahaman dan kontrol dalam menggunakan media digital.
Fenomena ini tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Pertanyaannya adalah: apakah gadget merupakan masalah atau solusi? Jawabannya tergantung pada bagaimana gadget digunakan. Jika digunakan secara bijak dan sesuai kebutuhan, gadget bisa menjadi solusi dalam proses belajar dan pengembangan diri anak. Namun, jika digunakan tanpa batas dan pengawasan, gadget justru menjadi masalah besar yang merusak generasi muda.
Lalu bagaimana cara mengatasi ketergantungan pada gadget? Solusinya dimulai dari peran keluarga, khususnya orang tua. Orang tua harus aktif mengawasi dan membimbing anak dalam menggunakan gadget. Buatlah aturan penggunaan gadget di rumah, misalnya membatasi waktu penggunaan dan melarang penggunaan saat makan atau belajar. Selain itu, dorong anak untuk melakukan aktivitas diluar rumah, seperti bermain, berolahraga, atau berinteraksi sosial secara langsung.
Pihak sekolah juga memiliki peran penting. Edukasi tentang literasi digital dan penggunaan teknologi yang sehat harus dimasukkan dalam kurikulum atau kegiatan ekstrakurikuler. Guru dapat menjadi panutan dalam memperkenalkan cara-cara produktif menggunakan teknologi.
Pemerintah dan penyedia layanan digital juga harus berkontribusi, misalnya dengan membuat sistem keamanan dan batasan usia dalam penggunaan aplikasi, serta melakukan kampanye edukasi tentang penggunaan gadget yang sehat
Menurut sudut pandang saya sebagai mahasiswa Teknik Informatika, perkembangan teknologi saat ini sangat memberikan manfaat, khususnya dalam mendukung proses pembelajaran. Dengan memanfaatkan teknologi secara optimal, kita dapat berkontribusi pada kemajuan bangsa, serta mendorong generasi muda menjadi generasi yang cerdas dan unggul, khususnya dalam bidang teknologi.
Gadget bukanlah musuh, tetapi juga bukan sahabat jika digunakan secara sembarangan. Ketergantungan pada gadget di kalangan generasi muda adalah masalah jika tidak dikendalikan, namun bisa menjadi solusi jika digunakan secara bijak. Oleh karena itu, peran semua pihak orang tua, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam membentuk pola penggunaan gadget yang sehat untuk membangun generasi yang cerdas, sehat, dan berakhlak.
By; Muhamad fikri maulana (mahasiswa universitas pamulang Prodi teknik Informatika)

Comment