Pendidikan

Selasa 09 Juni 2026 | 15:16 WIB

Laporan: Alif

Seminar Eurasia Pendidikan Bahasa Jepang FKIP Uhamka Bangun Wawasan Kebudayaan sebagai Identitas Bangsa

Seminar Eurasia Pendidikan Bahasa Jepang FKIP Uhamka Bangun Wawasan Kebudayaan sebagai Identitas Bangsa

Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Seminar Eurasia Course 2026 ke-7 di Ruang Sidang A, FKIP Uhamka, Selasa (9/6).

Sesi Seminar Eurasia Course ke-7 menghadirkan narasumber-narasumber pakar budaya dan perkembangan sejarah dalam mengalami era globalisasi dari akademisi-akademisi Uhamka dalam membangun wawasan keilmuan budaya dan sejarah sebagai identitas bangsa kepada para mahasiswa, yang sejalan dengam implementasi SDGs 10 Berkurangnya Kesenjangan.

Agenda dihadiri oleh Desvian Bandarsyah selaku Wakil Rektor II Uhamka, Purnama Syae Purrohman selaku Dekan FKIP Uhamka, Prof. Samsul Maarif selaku Wakil Dekan II FKIP Uhamka, Amirullah selaku Wakil Dekan IV FKIP Uhamka, Akbar Nadjar Hendra selaku Ketua Lembaga Perankingan, Kerja Sama dan Urusan Internasional Uhamka, Rita Agustina selaku Kaprodi Pendidikan Bahasa Jepang FKIP Uhamka, serta para dosen dan mahasiswa yang berasal dari ruang lingkup FKIP Uhamka.

Desvian Bandarsyah selaku Wakil Rektor II Uhamka menyampaikan pentingnya bagi para mahasiswa untuk memahami bahwa Sejarah, Budaya dan Bahasa merupakan identitas bangsa dalam menghadapi globalisasi dunia dan berperan sebagai penghubung antar bangsa di dunia.

"Sejarah, Budaya dan Bahasa merupakan identitas suatu bangsa yang bersifat universal dan luas, sehingga mampu menjadi penghubung kebudayaan dan kehidupan antar bangsa di dunia, sehingga dapat menciptakan globalisasi yang mewujudkan keamanan dan kesejahteraan bagi masyarakat," ucap Desvian.

Selanjutnya, Purnama Syae Purrohman selaku Dekan FKIP Uhamka sekaligus Narasumber menyampaikan bahwa Kebudayaan Indonesia dapat menjadi ciri khas kebanggaan di dunia internasional dan sebagai media komunikasi antar negara dunia, sebagai bagian dari globalisasi kebudayaan.

"Kebudayaan di Indonesia merupakan ciri khas, kebanggaan serta media komunikasi dengan berbagai bangsa di dunia, sehingga dengan kebudayaan sebagai identitas ini, kita memiliki sebuah kebanggaan untuk setara dengan bangsa lain, serta saling menghargai antar kebudayaan negara sebagai bagian langkah internasionalisasi dan globalisasi budaya," ujar Purnama.

Selain itu, Akbar Nadjar Hendra selaku Dosen Pendidikan Bahasa Jepang FKIP Uhamka dan Lembaga Perankingan, Kerja Sama, dan Internasional Uhamka menyampaikan harapannya melalui kegiatan ini dapat membangun wawasan dan jejaring internasional program studi dan para mahasiswanya, sebagai bagian dari langkah internasionalisasi perguruan tinggi.

"Kita berharap melalui pemaparan para narasumber dalam Seminar Eurasia Course kali ini dapat memberikan manfaat bagi Institusi Uhamka dalam langkah internasionalisasi perguruan tinggi, jejaring yang dikembangkan oleh prodi untuk para mahasiswa, serta para mahasiswa diharapkan dapat memiliki wawasan baru dari para akademisi mengenai perbedaan kebudayaan antar negara dan cara menghormatinya," pungkas Akbar.

Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah menarik hingga 45%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.

Comment