Pendidikan

Rabu 01 Februari 2023 | 17:49 WIB

Laporan: Alif

Uhamka Sambut Meriah Peleksanaan Pentas Seni Harmoni Budaya Pelepasan dan Penyambutan Mahasiswa PMM DN

Dokumentasi Uhamka

Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Pentas Seni Harmoni Budaya dalam Rangka Pelepasan dan Penyambutan Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri (PMM DN) Tahun 2022 di Aula A.R Fachrudin Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Uhamka, Rabu (1/02).

Kegiatan ini dihadiri oleh Prof Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka, Lelly Qodariah selaku Wakil Rektor III Uhamka, Desvian Bandarsyah selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uhamka, Purnama Syae Purrohman selaku Kepala Unit Kerja Sama Uhamka,  Mahasiswa PMM DN dan stakeholders Uhamka.

Purnama Syae Purrohman selaku Kepala Unit Kerja Sama Uhamka dalam laporannya menyebutkan Uhamka mengirimkan 28 mahasiswa keluar dan menerima 66 mahasiswa dari luar pulau Jawa.

Saya hanya bisa menyampaikan tidak ada kata perpisahan, yang ada yaitu kata sampai jumpa. Hal ini karena kita di jalan yang sama yaitu pendidikan dan kita bisa bertemu kembali. Semoga PMM DN kedepannya dapat semakin lebih baik lagi,” ujar Purnama.

Sementara itu, Prof Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka dalam sambutannya bahwa program PMM DN ini sudah berjalan kedua kalinya. Ia sampaikan rasa bahagianya karena program ini telah berjalan dengan baik. Dan hal ini merupakan kolaborasi yang sangat baik, baik dari tim yang membuat modul nusantara dan peserta. Adanya PMM DN ini hadir bertujuan untuk mengembangkan hard skill dan soft skill.

“Jelas bahwa program ini terkhusus dengan pemahaman budaya Indonesia yang manfaatnya ialah memperluas pemikiran peserta. Dengan modul nusantaranya tadi mengenal budaya, saya yakin para peserta dapat meningkatkan rasa simpati dan empati. Selanjutnya dengan program ini didesain untuk meningkatkan kemampuan komunikasi. Selain itu saya yakin dengan program ini nantinya akan menjadi modal karir ananda. Demikian harapan kita secara individu, pada akhirnya kelak dapat meningkatkan kualitas hidup sendiri, keluarga dan yang lebih luas tentu kualitas hidup sumber daya manusia bangsa Indonesia,” tutur Prof Gunawan.

Comment