Nasional
Senin 10 Mei 2021 | 22:32 WIB
Laporan: Aisyah
Hamka Muda Melalui TamanHAM Launching Buku "Menata Kata, Meniti makna”
Acara Launching buku “Menata Kata, Meniti makna
Jakarta--Hamka Muda kembali menebar kebermanfaatan umat. Sabtu, 08 Mei 2021 telah berlangsung dengan lancar syukuran atas launching nya buku “Menata Kata, Meniti makna”. Total 53 Buku telah terjual pada PO pertama 01-08 Mei 2021. Penyaluran donasi dari keuntungan penjualan ini diberikan kepada 50 Anak Panti asuhan, bertepat di PC Aisyiah Tanah Abang I, Jakarta Pusat.
Sebagian anggota dari TamanHAM, seperti: Anisya Kurniasyih, Aisyah Syahfitri Oktaviani, Bayujati Prakoso, Tini Suciati, Lilis Widarti dan Zulfikar. Turut memeriahkan kegiatan sosial tersebut dengan datang langsung ke lokasi. TamanHAM merupakan wadah yang dibuat untuk menaungi Mahasiswa Uhamka yang ingin belajar serta gemar dalam berliterasi.
Karya yang ditulis oleh Mahasiswa Uhamka dari background yang berbeda menyatukan mereka dalam satu rumpun yakni TamanHAM (Ikatan Mahasiswa Menulis Uhamka). TamanHAM telah berhasil mengadakan kegiatan literasi yang diberi nama Darul Qalam Dasar I (DQD). Pelatihan DQD ini pertama kalinya diadakan oleh TamanHAM terhitung sejak tanggal 16 sampai 21 November 2021, dengan narasumber yang mumpuni pada bidangnya. Seperti Ega Januardi (Tim Pengembang dan Penguji Draft Suplemen Bahan Ajar PJJ Kemendikbud RI), Abdul Latif (Dosen Uhamka), Bayujati Prakoso (Mahasiswa S2 UNDIP), Fatimah Az Zahra (Penulis Buku Antologi), Agung T. Prawoto (Penulis Buku Antologi) dan Ahmad Soleh (Sekretaris DPP IMM).
15 Orang penulis dari berbagai background berbeda yang turut menuangkan ide dan gagasanya untuk andil dalam buku “Menata Kata, Meniti Makna”. Buku ini memberikan gambaran jelas tentang bagaimana milenial mampu menjawab problematika realitas zaman dari mulai menata kata-kata hingga meniti makna yang ada.
Drs. Zamah Sari, M.Ag., wakil rektor II Uhamka mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas raihan prestasi yang telah ditorehkan mahasiswa dalam menghasilkan karya nyata melalui literasi.
“Ghirah Perubahan ditangan kaum milenial muslim terpotret cukup kuat dari buku ini. Pada akhirnya, kerja-kerja menata kata akan dihisab sampai dimana kata-kata itu mampu meniti makna. Sampai dimana, makna-makna itu mampu menjadi perubahan nyata ditengah peradaban”. Ungkap nya.
Apresiasi senada juga datang dari Dr. Lelly Qodariah, M.Pd. Wakil Rektor III. Bunda Sangat mengapresiasi keberhasilan TamanHAM dalam menghasilkan karya melalui literasi mahasiswa. Bunda lelly, sapa akrabnya dari mahasiswa, “Tangkapan-tangkapan yang sangat futuristik. Semoga tulisan-tulisan ini dapat dapat memberikan pencerahan kepada para pembaca muda, bahwa menulis itu ternyata menyenangkan.” Ungkap Bunda.
Ahmad Soleh, Sekretaris DPP IMM pun mengatakan, “Menulis Untuk Kebaikan” Ujarnya. lanjutnya, akhirnya buku ini sudah terbit dan bisa dipesan. Membeli buku ini berarti berdonasi. Karena keuntunganya akan diberikan kepada anak yatim.
TamanHAM telah berhasil menghimpun torehan-torehan tinta dari Hamka Muda yang berkamuflase menjadi sebuah karya yang dapat dibaca serta diharapkan bermanfaat bagi banyak orang. “Rasa syukur tentu terpancarkan atas keberhasilan hadirnya Buku Menata Kata Meniti Makna ini, sehingga semakin memupuk semangat fastabiqul khairot kami kedepanya dalam menebar kebermanfaatan umat” pungkas Zulfikar selaku penggiat TamanHAM.

Comment