Seputar Kita
Senin 27 Nopember 2017 | 21:30 WIB
Laporan: eci
Dosen UI, Kampanye Gerakan IBUBISA dan Ibu Hebat
Pengabdian Kepada Masyarakat di Sawangan, Depok
Depok, visione.co.id--Aneka warung makan, restoran, hingga makancepat saji yang tersebar hingga ke pinggiran kota, termasuk Depok, semakin berkembang. Kebiasaan makan makanan tidak sehat dan jajan sembarangan oleh masyarakat, termasuk warga Depok juga semakin marak. Masyarakat menjadi lebih memilih membeli makanan matang daripada memasak sendiri di rumah. Alasan mereka, jajanan lebih praktis dan cepat. Padahal, mereka tidak hanya harus mempertimbangkan kualitas gizi, tetapi juga biaya yang dikeluarkannya.Permasalahan ini mendorong Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan kegiatan pemasaran sosial mengenai urgensi gizi seimbang bagi keluarga. Tim pengabdi terdiri dari berbagai disiplin ilmu, yaitu Ilmu Kesejahteraan Sosial (Sari Viciawati Machdum dan Annisah), dan Ilmu Manajemen (Anna Amalyah Agus). Mereka berkolaborasi dengan Gerakan IBUBISA dan praktisi yang ahli terkait dengan Ilmu Gizi.
Program pemasaran sosial dari UI melakukan gerakan memasak untuk pemenuhan nutrisi bagi keluarga.Kegiatan ini dilakukan dari bulan Mei-November 2017 dengan beberapa rangkaian kegiatan. Awal kegiatannya adalah edukasi mengenai manajemen keuangan sederhana yang sangat krusial bagi keluarga. Kegiatan selanjutnya adalah program penyadaran mengenai urgensi peran Ibu sebagai jantung bagi kehidupan keluarga. Kegiatan terakhir adalah urgensi dan cara pemenuhan nutrisi oleh Ahli Gizi, Dr. Frima Elda dan Evi Nurhidayati, S.Gz. Dalam prosesnya, kegiatan edukasi diiringi dengan pendampingan berupa kegiatan kunjungan rumah dan konsultasi melalui media sosial secara intensif.
Dalam kegiatan pendampingan, tim pengabdi bersama masyarakat berbagi menu masakan, saling motivasi untuk memasak, melaksanakan cooking challenge, dan berbagai informasi penting lainnya. Salah satu alat penting dalam pendampingan yaitu Health Reminderyang bermanfaat mendorong Ibu-ibu untuk memasak dan mencatat pengeluarannya lebih rutin. Health Reminder merupakan kalender menu yang memuat rencana menu harian, kandungan nutrisi, biaya pengeluaran untuk keperluan makanan, dan informasi tentang panduan nutrisi seimbang. Melalui Health Reminder ini,ibu-ibu dapat membandingkan jumlah biaya yang keluar di saat membeli makanan jajanan dan biaya jika memasak sendiri di rumah.
Berdasarkan hasil evaluasi, ibu-ibu mengatakan bahwa mereka perlu memutuskan menu apa yang akan dikonsumsi oleh keluarga. Setidaknya, mereka harus memiliki dua pertimbangan: kandungan nutrisi dan harganya. Health Reminder dan kegiatan pendampingan membantu mereka lebih hemat dan cermat. Setelah terminasi program, Ibu-ibu di Kelurahan Sawangan Baru memutuskan untuk melanjutkan kegiatan dalam sebuah kelompok yang bernama Ibu Hebat. Salah satu kader di Keluarahan Sawangan Baru, Ibu Aam Anita, bersama ibu-ibu yang bergabung di Ibu Hebat Sawangan Baru, berkomitmen untuk mengembangkan kegiatan ini. Pemerintah Kota setempat juga memberikan dukungan. Apalagi kegiatan ini sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Depok yaitu penguatan ketahanan keluarga atau family resilience city.

Comment