Nasional

Rabu 21 Nopember 2018 | 14:14 WIB

Laporan: Sholeh

Ketua MPK PWM DKI Jakarta: Organisasi Dakwah Harus Punya 3 Poin Ini

Dr Irwan Baadilla MPd, dalam acara Kuliah Sabtu Shalat Subuh Berjamaah (S3 Berjamaah) di Masjid Darul Ulum FKIP UHAMKA, Jakarta, Sabtu (17/11).

Jakarta, visione.co.id--Berkumpul di dalam majelis-majelis ilmu dan majelis kebaikan merupakan suatu hal yang mulia. Perkumpulan-perkumpulan yang menyerukan kebaikan dapat memberikan fadhilah tersendiri bagi pelakunya. Hal itu disampaikan Ketua Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (MPK PWM) DKI Jakarta, Dr Irwan Baadilla MPd, dalam acara Kuliah Sabtu Shalat Subuh Berjamaah (S3 Berjamaah) di Masjid Darul Ulum FKIP UHAMKA, Jakarta, Sabtu (17/11).

Kuliah S3 Berjamaah kali ini mengangkat tema “Organisasi Sebagai Alat Perjuangan”. Irwan Baadilla mengatakan bahwa bentuk kehidupan paling riil adalah berkelompok. Dalam istilah Islam kita mengenal kata berjamaah. Sebab, kata dia, manusia pada hakikatnya merupakan makhluk sosial. Meskipun begitu, kata dia, manusia juga tetap memiliki keunikan individual, artinya tidak ada manusia yang sama baik secara fisik maupun karakternya.

Sebagai bentuk aktivasi nalar kemanusiaan, kehidupan berjamaah bisa diwujudkan dengan berorganisasi atau aktif dalam perkumpulan. Irwan Baadilla mengatakan, organisasi yang baik adalah organisasi yang memiliki ideologi atau garis besar perjuangan. Karena cita-cita bersama itulah yang membuat kehidupan manusia bisa berjalan dengan baik.

“Dalam konteks Muhammadiyah, Islam harus menjadi solusi bagi kehidupan,” ungkapnya.

Selain ideologi perjuangan, lanjut dia, organisasi yang baik juga ditopang oleh adanya leadership yang mumpuni. Baik dari pemimpinnya maupun anggotanya. “Dalam ash-Shaff (ayat 4—Red) disebutkan, Allah SWT menyukai orang-orang yang berjuang dalam barisan-barisan yang kokoh,” ungkapnya.

Ayat ini memberikan pesan bahwa perkumpulan, seperti persyarikatan Muhammadiyah, membutuhkan kekuatan (power) untuk menjalankan misi perjuangan ideologisnya. Irwan Baadilla yang juga mantan ketua umum DPP IMM ini memberikan kiat-kiat bagi para penggiat organisasi dakwah.

Organisasi sebagai alat dakwah, kata dia, harus memperhatikan tiga poin penting. Pertama, dimensi spiritual. Organisasi sebagai alat perjuangan harus memiliki spirit, sebab hal itu akan memberikan ikatan yang kuat terhadap anggotanya. Dengan adanya spirit perjuangan, anggota-anggota organisasi akan memiliki militansi dan loyalitas terhadap organisasinya.

Kedua, lanjut dia, etos kerja yaitu etos untuk berbuat dan berjuang mencapai tujuan yang baik, baik itu tujuan organisasi maupun target-target individual. Maka, organisasi juga harus memiliki poin ketiga, yakni sebagai wahana atau tempat pembelajaran bagi setiap anggota. Sehingga, anggota bisa merasakan dampak positif dari keaktifan berorganisasi.

Dia juga menjelaskan mengapa mengorganisasi kebaikan itu amatlah penting dalam kehidupan ini. “Dalam dakwah Islam, saya mengutip kata-kata sahabat Ali bin Abi Thalib, bahwa kebenaran yang tidak terorganisir akan dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisir,” katanya.

Irwan Baadilla juga menegaskan bahwa berorganisasi adalah proses kristalisasi. Oleh sebab itu, untuk mendapatkan kebaikan dalam berorganisasi, jangan lelah untuk berproses dan berbuat. (sholeh)

Comment