Peristiwa

Selasa 15 Maret 2016 | 06:28 WIB

Laporan: Amir Fiqi

DPD: Sulistyo Sosok yang Gigih Memperjuangkan Nasib Guru

Lalu Suhaimi Ismy, DPD dari NTB

Jakarta, Visione.co.id- Senator dari  Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Suhaimi Ismy sangat sangat sedih atas kepergian Dr. Sulistyo. Ketua PGRI dua periode itu merupakan satu dari empat korban meninggal dunia saat ruang tabung chamber Pulau Miangas Gedung Ruang Udara Bertekanan Tinggi  RSAL Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, terbakar, Senin (14/3/2016) pukul 13.00 WIB.

Lalu menceritakan pagi tadi Sulistyo masih bekerja di DPD. Sulistyo yang juga merupakan anggota DPD asal Provinsi Jawa Tengah ikut menyusun konsinyering ‎untuk penyandang disabilitas. "Pagi sebelum kejadian Ia terlihat sehat. Bahkan ikut rapat dan memberikan masukan untuk penyempurnaan finalisasi draf yang kita sedang bahas," kata Lalu kepada Visione.co.id di gedung DPD RI Senayan Jakarta, Senin (14/3).

Lebih lanjut Lalu menuturkan bahwa Sulistyo merupakan pribadi yang memiliki karakter yang baik. Dan Ia merupakan sosok yang ulet dan serius dalam memperjuangkan nilai-nilai yang ia nyakini. " Saya sangat dekat dengan beliau. Ia ramah, dan ulet dalam berjuang. Keuletan perjuangannya bisa kita rasakan salah satunya memperjuangkan nasib guru honorer/K2 dan nasib guru secara lebih luas," kenang Lalu.

Senator dari NTB ini berharap agar keluarga yang ditinggalnya diberikan kesabaran dan ketabahan. Dan Ia juga berharap agar seluruh guru di tanah air mengenang kebaikan yang telah ia torehkan.

"Saya berharap agar para guru mencontoh pemikiran Ia yang sangat inovatof terutama dalam dunia pendidikan. Dan bagi PGRI teruslah  memperjuangkan nasib guru. Karena guru merupakan pilar utama negara. Kalau guru dan pendidikan baik maka negara juga akan  baik," demikian lalu.

Selain Sulistyo, ada tiga orang lainnya yang ikut meninggal di tempat kejadian, yakni Irjen Polisi (purn) Abubakar Nataprawira (65) yang beralamat di Vila Permata Gading, Jakarta Utara. Kedua, Edi Suwandi (67) yang beralamat di Pondok Jingga, Bekasi, Jawa Barat.  Ketiga, dokter Dimas (28) yang beralamat di Pondok Jingga.

TAG BERITA

Comment