Opini

Minggu 04 April 2021 | 10:03 WIB

Laporan: Abdul

MANFAAT DAN PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG PENDIDIKAN

Baharudin Yusuf Rahmatullah (Mahasiswa TI UNPAM)

Oleh : Baharudin Yusuf Rahmatullah (Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang)

Seiring berjalannya waktu, semua ilmu pengetahuan akan terus berkembang. Di era globalisasi saat ini perkembangan zaman semakin cepat, banyak sekali perubahan-perubahan yang dapat membantu memudahkan manusia dalam menjalankan berbagai tugasnya, salah satunya di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan. Perkembangan ilmu pengetahuan ini menunjang terciptanya berbagai macam teknologi yang kini sudah seringkita gunakan sehari-hari. Teknologi dapat dikatakan sebagai salah satu hasil perkembangan ilmu pengetahuan di dunia saat ini. Oleh karena itu, pendidikan juga harus memanfaatkan teknologi dalam membantu pelaksanaan proses pembelajaran.

John Dewey yang melibatkan dirinya dalam dunia pendidikan memberikan pengertian mengenai pendidikan, yaitu sebuah pembelajaran, pengetahuan, juga keterampilan dalam suatu pengetahuan, pada sekelompok orang melalui metode pengajaran, penelitian dan pelatihansecara turun temurun. Pendidikan sering terjadi dibawah bimbingan orang lain, tetapi juga dapat dilakukan secara otodidak.

Menurut Syahruddin dan Susanto (2019) Sejarah pendidikan sendiri awalnya dimulai pada masa seluruh manusia belum mengenal apa itu sebuah tulisan.Sederhananya, pendidikan merupakan sebuah proses dalam mentransfer suatu budaya, yang meliputi bahasa, perilaku, penelitian, sistem pengetahuan dan lain-lain.Namun pendidikan padaawal juga memiliki perbedaan yang mendasar jika dibandingkan dengan pendidikan masa selanjutnya.Perbedaan nya yaitu :

1. Pendidikan memiliki sifat yang sangat praktis, yaitu dalam mempertahankan hidup dan memenuhi segala kebutuhan dasar manusia hanya menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang akan diajarkan ;

2. Pendidikan memiliki sifat imitatif, yaitu sebuah pendidikan yang dilakukan dengan cara meniru segala segala sesuatu yang dilakukan oleh para pendahulu (generasi sebelumnya) sehungga sangat jarang sekali cara pendidikan terdahulu mengalami modifikasi ;

3. Pendidikan bersifat statis, yaitu lambatnya keberlangsungan perubahan yang terjadi pada masa saat ini. Semua pengetahuan selalu bersumber dari orang tua (generasi sebelumnya) secara turun temurun. Bahkan terdapatnya kebiasaan takut dalam mengubah pengetahuan yang ada karena adanya hukum dari adat setempat ;

Sehingga mempersiapkan anak untuk bertahan hidup merupakan suatu tujuan utama dari pendidikan masa ini, maka hampir seluruh masyarakat yang ada pada masa ini belum memliki sebuah konsep yang sistematis tentang pendidikan. Namun dapat dilihat ketika masa selanjutnya sebuah pendidikan berkembang lebih kompleks seiring perkembangan zaman dan juga berkembangnya sebuah pengetahuan.

Pendidikan juga berperan sebagai tombak utama perkembangan suatu negara, dengan menciptakan orang-orang dari generasi ke generasi menjadi seseorang yang beradab, juga dapat membangun kesejahteraan untuk negara dan diri mereka sendiri karena memiliki sebuah intelektual yang sangat tinggi. Pendidikan pastinya dapat merubah tiap individu dengan perubahan dalam hal yang positif. Apabila pelaksanaan suatu pendidikan juga dilakukan secara tepat maka pastinya perubahan tersebut juga dapat diperoleh dengan mudah. Akan tetapi pendidikan di Indonesia sendiri belum bisa dikatakan tepat. Pasalnya di negara kita sendiri sering ditemukannya berbagai permasalahan pada hal kurangnya pemerataan untuk pendidikan itu sendiri. Hingga saat ini, masihbanyak ditemukannya masyarakat yang belum dapat memeperoleh hak berpendidikan secara layak, ditambah lagi sedang maraknya wabah virus Covid-19 yang melanda seluruh dunia hingga saat ini.

Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan terkait dunia pendidikan saat ini diperlukannya berbagai terobosan dalam bidang pendidikan dengan memanfaatkan sebuah teknologi informasi. Adanya perbaikan kondisi pendidikan melalui berbagai pemanfaatan media teknologi informasi, maka kita tetap bisa menghasilkan sumber daya manusia yang lebih berkualitas.Ketika terjadinya pandemic Covid-19 saat ini, seluruh kegiatan dalam bidang pendidikan menjadi terhambat. Namun melalui kemajuan teknologi informasi inilah yang dapat membantu kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Teknologi sangat berperan penting sebagai wadah dalam memudahkan pembelajaran jarak jauh antara pendidik dan juga peserta didik.

Bagi para peserta didik maupun para pendidiknya, metode pembelajaran jarak jauh (daring) ini tentunya memberikan suatu tantangan tersendiri. Bahkan para orang peserta didik juga menjadi lebih tau aktivitas para anak ketika mengawasi pembelajaran jarak jauh saat ini.  pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (daring).Ketika penyampaian materi, tentunya para pendidik harus memikirkan berbagai cara agar peserta didiknya dapat menerima semua informasi yang diberikan oleh pendidik dengan mudah. Sebaliknya, para peserta didik pelu kesiapan mental yang kuat supaya bisa menyesuaikan diri ketika mengikuti metode pembelajaran jarak jauh.

Pasca mulai mewabah pandemi Covid-19 ke berbagai daerah di Indonesia, terhitung mulaidari1 tahun yang lalu (bulan Maret 2020).Sebagai upaya dalam menekan angka penularan virus Covid-19, Metode pembelajaran tatap muka ditiadakan secara sementara di seluruh Indonesia diganti menjadi metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang telah di tetapkan oleh kebijakan pemerintah.Berbagai kelebihan dan kekurangan dari metode pembelajaran jarak jauh ini mulai ditemukan, yaitu dengan menjadikan para peserta didik dan pendidik untuk saling berinovasi dan memanfaatkan terknologi dalam proses pembelajaran menjadikan suatu kelebihan dari pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Sedangkan kekurangan dari pelaksanaan pembelajaran jarak jauh ini diantaranya adalahpermalahan ekonomi masyarakat di Indonesia, karena masih banyaknya masyarakat yang terbilang kurang mampu dalam memfasilitasi teknologi komunikasi sebagai akses metode pembelajaran jarak jauh ini, teknologi dan internet yang belum merata, perlu dilakukan sistem pembelajaran yang berkelanjutan secara bertahap agar para peserta didik bisamemahamidan mencerna semua materi yang diberikan oleh para pendidik dengan baik.

Dari semua penjelasan tentang teknologi informasi dalam bidang pendidikan yang sudah dibahas sebelumnya, menjelaskan bagaimana pentingnya sebuah teknologi informasi dalam memberikan banyak kegunaan juga manfaat di bidang pendidikan untuk menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Peran dari teknologi informasi dalam pendidikan diantaranya:

1. Teknologi informasi sebagai alat pendukung proses pembelajaran jarak jauh ;

2. Teknologi informasi sebagai sarana pendukung untuk para peserta didik dalam mengeksplor semua pengetahuan yang ada ;

3. Teknologi informasi untuk memfasilitasi peserta didik dalam mengemukakan argumennya ;

4. Teknologi informasidapat meningkatkan proses pembelajaran peserta didik dengan efektif dan efisien ;

Maka dari itu proses p embelajaran menjadi sangat terbantu dengan ada nya teknologi pendidikan, terlebih lagi saat ini dalam masa pandemi. Dengan adanya wabah Covid-19 mengharuskan semua kegiatan atau aktivitas dilakukan di dalam rumah, tidak terkecuali proses kegiatan pembelajaran. Sebagai salah satu upaya menghindari bertambahnya kasus penularan virus Covid-19, segala proses kegiatan belajar mengajar yang sebelumnya dilaksanakan secara offline (tatap muka) antara pendidik bersta peserta didik nya menjadi diberlakukannya proses pembelajaran secara daring.

*) Segala isi tulisan yang dikirim oleh penulis sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

Comment