Politik

Jumat 05 April 2019 | 13:30 WIB

Laporan: munawar

Survey ; 10 Caleg DPR RI Dapil Jabar 2 Berpotensi Terpilih

peta dapil jabar

Visione – Menjelang hari pencobosan, masih banyak masyarakat belum menetukan pilihan terutama untuk caleg DPR RI. Sebagaimana tergambar dalam hasil survey lembaga Visi Institute yang mengukur bagaimana pengetahuan dan preferensi masyarakat terhadap Capres dan Caleg.

Ahmad Munawaruzaman peneliti Visi Institute menjelaskan, survey ini dilaksanakan pada periode 1-30 Maret di Banten, DKI dan Jabar dengan jumlah responden 400 orang per dapil dan margin of eror 5%. Responden di ambil secara acak, ketat dan proporsional baik dari usia, pendidikan, jenis kelamin dan sebaran wilayah. survey ini dilakukan secara langsung tatap muka dan mengajukan kuisioner terhadap responden dengan model terbuka dan tertutup.

Ahmad Munawaruzaman yang juga Dosen Universitas Pamulang mengatakan, dari hasil survey tersebut, pengetahuan dan preferensi pilihan masyarakat terhadap calon presiden cukup tinggi. Namun pengetahuan dan preferensi masyarakat terhadap caleg sangat rendah. Berdasarkan hasil survey tersebut Tercatat 56% masyarakat belum punya pilihan caleg.

Dalam kuisioner tertutup, surveyor meminta masyarakat menyebutkan caleg DPR RI di dapil tersebut dan hanya 40% yang mampu menyebutkan. Sedangkan dalam kuisioner terbuka, surveyor menyebutkan 1-10 nama caleg dan hasilnya 49% masyarakat mengenal caleg tersebut. Hasil survey juga mengungkap 60% akan menentukan pilihan Caleg DPR RI 1 hari sebelum pencoblosan.

Adapun Beberapa alasan masyarakat dalam menentukan pilihan caleg yaitu karena kenal, rekam jejak, pengaruh orang dekat dan politik uang. Hasil survey juga menemukan, hanya 1-10 caleg DPR RI yang sangat dikenal masyarakat.

Di dapil Jabar 2 yang meliputi Kab Bandung dan Bandung Barat, Caleg DPR RI dengan elektabilitas diatas 30% dan berpotensi terpilih yaitu Ace Hasan (Golkar) Yadi (PDIP) Dede Yusuf (Demokrat) Rachel (Gerindra) Adang (PKS) Cucun (PKB) Najib (PAN) Nu’man (PPP) Dadang (Nasdem) MS Kaban (PBB)

Comment