Politik

Jumat 05 Oktober 2018 | 16:15 WIB

Laporan: gusmuh

Nilai Agama harus Menjiwai Politik

Agun Gunandjar Sudarsa saat berada di Pangandaran. Foto: Entang SR/HR

Negara Indonesia berideologikan Pancasila, nilai luhur agama menjadi ruh dan nafas dalam setiap tataan kehidupan berbangsa. Demikian di utarakan oleh Agun Gunanjar Sudarsa Anggota DPR/ MPR RI

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi empat pilar MPR RI di Pangandaran sabtu (15/09/2018). Agun menjelaskan “Begitu pula dalam kehidupan politik, nilai-nilai luhur agama harus menjiwai politik kita,”

Politik yang dijiwai oleh nilai luhur ajaran agama menghadirkan politik yang jujur, beradab, santun, saling menghargai, tidak menimbulkan permusuhan, tidak saling menghujat dan mencaci maki. Ujarnya

Di samping itu, Politik juga harus mempersatukan, memperkuat ukhuwah, dan yang terpenting adalah politik harus amanah. "Politik yang penuh kepalsuan, menimbulkan perpecahan, kebencian, fitnah, hujat dan caci maki, bukanlah politik yang agamis". tuturnya

Agun juga mengingatkan bahwa agama tidak boleh dipolitisasi menjadi alat memperoleh kedudukan kekuasaan. “Kalau umat Islam termasuk ajarannya dijadikan komoditas politik untuk memperoleh kekuasaan bagi kelompok tertentu, maka agama sudah dipolitisasi untuk kepentingan sekelompok tertentu” pungkasnya.

Lebih jauh, Agun menjelaskan, Politik merupakan proses penyerahan dan pelaksanaan amanah dalam kepemimpinan, proses memilih secara amanah akan menghasilkan pemimpin yang amanah pula. “Islam mengajarkan bahwa penyerahan amanah itu harus kepada ahlinya. Dalam kepemimpinan politik berarti amanah harus diserahkan kepada pihak yang mampu mengemban amanah dalam kepemimpinan". tuturnya (dikutip dari harapanrakyat.com)

Comment