Megapolitan

Sabtu 18 Agustus 2018 | 17:31 WIB

Laporan: Sholeh

Pelajar Korsel Agustusan di SMP Ar-Ridha Al Salaam Depok

Pelajar Korsel Agustusan di SMP Ar-Ridha Al Salaam Depok

Depok, Visione.co.id -- Mokil Middle School, Korea Selatan, melakukan kunjungan ke SMP Ar-Ridha Al Salaam, Depok, Jawa Barat, pada 14-16 Agustus 2018. Kunjungan selama tiga hari tersebut dilakukan dalam rangka menjalin kerja sama (sister schools) antara sekolah.

“Sister school itu bisa berarti kunjungan ke luar negeri dan menjalin kerja sama untuk meningkatkan kapasitas berbahas Inggris serta mengetahui keseharian para siswa. Begitu pun sebaliknya,” ujar Irzani, ketua Program Internasional Ar-Ridha al Salaam, Depok, dikutip dari Radar Depok.

Dalam agenda tersebut kedua pihak sekolah melakukan penandatanganan MOU (nota kesepahaman) untuk menandai kerja sama antarsekolah. MOU tersebut ditandatangani langsung oleh Wakil Kepala Mokil Middle School dan Ketua Yayasan Ar-Ridha Al Salaam Erida Melany, Kamis (16/8).

Kunjungan para guru dan pelajar Mokil Middle School selama tiga hari tersebut diisi dengan berbagai kegiatan seru dan edukatif. Terutama dalam mengenalkan budaya masing-masing negara. Kegiatan yang dilakukan para pelajar tersebut, di antaranya berkebun, belajar bahasa Indonesia, belajar membatik, dan juga bermain musik tradisional khas Jawa Barat, angklung.

Yang menarik, di hari terakhir, Kamis (16/8), para pelajar asal Korsel tersebut ikut memeriahkan agenda HUT ke-73 RI di sekolah Ar-Ridha al Salaam. Para siswa tersebut ikut dalam upacara kemerdekaan RI, hingga lomba-lomba khas agustusan, seperti balap karung, balap kelereng, dan makan kerupuk. Irzani mengatakan, para siswa tidak canggung, justru saling berbaur dan mencoba kesenian satu sama lain.

Di sekolah Ar-Ridha Al Salaam terdapat program international yang meliputi kunjungan eksplorasi ke luar negeri dengan menjalin kerja sama dengan sekolah atau lembaga di luar negeri. Hal itu untuk mempersiapkan generasi berwawasan global.

Setiap usai kegiatan kunjungan, kedua sekolah akan menjalin komunikasi, baik melalui teleconference maupun berkunjung langsung ke negara tersebut, untuk melihat langsung, belajar bersama, dan mengeksplor dunia luar.

Erida berharap siswa-siswanya tidak hanya bisa menebar manfaat di dalam negeri, tapi juga hingga ke luar negeri. Dengan begitu, kata dia, mereka bisa saling memahami perbedaan.

Park Jung-hee, salah satu guru Mokil Middle School, merasa terhormat bisa belajar mengenai budaya dan keseharian siswa di Indonesia. “Di Korea ada sekolah asing, tapi tak sembarang orang bisa masuk. Dengan pengalaman tiga hari di Indonesia, sebagian siswa akan menuliskan momen di sini untuk masuk ke sekolah tersebut dan juga sebagai kenang-kenangan tersendiri untuk mereka,” ujar Park yang baru pertama kali berkunjung ke Indonesia.

Sebelumnya, Yayasan Ar-Ridha al Salaam juga telah melakukan kerja sama dengan Australia. Irzani mengatakan, kegiatan kunjungan dan kerja sama ini masuk ke dalam program student exchange (pertukaran pelajar) yang dicanangkan sekolah. sholeh

TAG BERITA

Comment